Jumat, 31 Oktober 2014
Temui kami di:  
Peresmian Pabrik SARI ROTI di Medan

Menangkap Peluang Pasar Roti di Luar Pulau Jawa

Medan, 30 September 2011 – Roti mulai dikenal di Indonesia sejak zaman Belanda. Sejak saat itu masyarakat Indonesia mengenal roti sebagai kudapan. Kebanyakan orang memilih roti sebagai makanan pengganti, karena praktis dan bergizi. Bisnis roti kelihatannya memiliki pangsa pasar yang sempit, tetapi faktanya terus tumbuh dan berkembang.

“Pasar bakery dan roti ini terus tumbuh, tiap tahun bisa mencapai 5-7 persen. Kapasitas produksi kami pun sudah mendekati batas maksimal. Kini kapasitas yang terpakai mencapai 70-80 persen. Permintaan pasar pun meningkat dan tidak hanya di Pulau Jawa, sehingga perusahaan harus melakukan penambahan kapasitas, ” jelas Yusuf Hady, Director of Operations PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. pada acara Peresmian Pabrik SARI ROTI di Medan.

Pabrik ke-5 ini diresmikan oleh Ibu Wendy Yap, President & CEO PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk dan disaksikan oleh Mr. Kaneyoshi Morita, Senior Managing Director Shikishima Jepang serta jajaran direksi PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk.

“Pabrik baru ini didirikan untuk menangkap peluang pasar di daerah Sumatera, khususnya Medan dan Aceh. Selain itu, kehadiran SARI ROTI di sini juga sebagai komitmen kami untuk mendistribusikan makanan yang bermutu tinggi, sehat, dan halal dengan harga yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Yusuf.

Menurut Yusuf Hady, untuk membangun pabrik dengan nilai investasi mencapai Rp 70 miliar ini dibutuhkan waktu selama enam bulan. Sejak mulai dioperasikan, pabrik yang berdiri diatas lahan seluas 14,730 m2 dan berlokasi di Kawasan Industri Medan Star, Tanjung Morawa ini, memproduksi sebanyak 72.000 roti tawar dan 144.000 pieces roti manis per hari yang dibuat dengan menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi dengan pengawasan dari  Shikishima Jepang.

“Sejak melakukan Initial Public Offering (IPO) dan terdaftar dengan nama ‘Roti’ di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 lalu, pergerakan saham PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk, menunjukkan perkembangan yang positif. Kini, 19% saham telah dimiliki oleh masyarakat dan PT NIC telah berhasil memberikan hingga 165% total pengembalian kepada para pemegang saham.. Selain itu, dengan pembangunan pabrik baru ini akan menyerap tenaga kerja lokal yang kami harap dapat dikembangkan untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan,” tambah Yusuf.

Untuk pabrik di Medan ini memiliki jaringan distribusi yang meliputi 63 supermarket, 224 minimarket, 140 sepeda pedagang keliling, 22 agen, 991 toko, yang tersebar di wilayah Medan Kota, Binjai, Stabat, Tebing Tinggi, Brastagi, Kabanjahe. Dan mulai tanggal 1 Oktober 2011, akan mulai didistribusikan ke wilayah Asahan, Labuhan Batu, Banda Aceh.

announcement


Belum ada

Press Release


Selasa, 2 September 2014

Capaian Semester I ROTI


Jakarta, 20 Agustus 2014 – PT Nippon...

Jumat, 6 Juni 2014

ROTI Top 5 Investor Relations


  Jakarta, 5 Juni 2014 – PT Nippon...