Senin, 18 Desember 2017
Temui kami di:  
Berita Pers
2016-04-01 09:02:00

Kinerja ROTI 2015

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), berhasil mencatatkan pertumbuhan yang membanggakan ditengah gejolak yang terjadi pada tahun 2015.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sepanjang tahun 2015, Perseroan membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2,17 triliun atau meningkat 15,65%. Pencapaian ini dipengaruhi oleh meningkatnya volume penjualan, dengan kontribusi terbesar diberikan oleh produk Roti Tawar dan Roti Manis Sari Roti dimana masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp1,45 triliun dan Rp965 miliar. Selanjutnya secara berurutan diikuti oleh Dorayaki, Minibun dan Sari Cake.

Selain itu, Laba Bersih Perseroan pun meningkat 43,41% dari Rp189 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp271 miliar pada tahun 2015.

Jika dibandingkan dengan tahun 2014, persentase Beban Pokok Penjualan terhadap Penjualan Bersih mengalami penurunan sekitar 5,2% dari 52,1% menjadi 46,9% pada tahun 2015

Laba Bruto tahun 2015 tercatat Rp1,15 trilun, naik 28,13% dibandingkan tahun 2014 Rp901 miliar. Sedangkan Laba Usaha Perseroan tercatat naik sekitar 51,9% pada tahun 2015 menjadi Rp453 miliar, dan Laba Sebelum Pajak meningkat dari Rp253 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp378 miliar pada tahun 2015.

Pada tahun 2015, Perseroan telah melengkapi lima pabrik Perseroan yang berlokasi di Cikarang, Cibitung, Purwakarta, Cikande, dan Semarang dengan standar dan sertifikasi ISO 9001:2008 (Quality Management System) serta ISO 22000:2005 (Food Safety Management System), dan akan dilakukan secara bertahap pada lima pabrik lainnya. Hal ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam memproduksi dan mendistribusikan produk yang halal, berkualitas tinggi, higienis dan terjangkau bagi seluruh Konsumen.

Tentang kami:

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk., merupakan produsen roti terbesar di Indonesia dengan menghasilkan produk-produk halal, higienis, sehat dan terjangkau. Perseroan berdiri pada tahun 1995, dan secara bertahap mulai melakukan pengembangan usaha dengan mendirikan satu pabrik di Jawa Barat. Pada tahun 2013 Perseroan telah memiliki 10 pabrik yang tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia. Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010.

2016-02-22 16:16:22

SARI ROTI Ekspansi ke Pasar Luar Negeri

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk., telah menandatangani perjanjian kerjasama (JV) pada tanggal 18 Februari 2016 untuk mendirikan pabrik dan memproduksi produk roti di Filipina. Setelah membangun brand yang kuat dan mendominasi industri roti selama 20 tahun terakhir, Perseroan kini mengembangkan usahanya ke luar wilayah Indonesia, sambil terus mengejar pertumbuhan yang pesat di pasar dalam negeri.
Filipina merupakan pasar yang sangat menarik untuk dijadikan area ekspansi luar negeri Perseroan karena memiliki populasi penduduk yang sangat besar; dengan total populasi penduduk mencapai sekitar 101 juta jiwa, Filipina menjadi negara ASEAN ke-2 dengan pangsa pasar terbesar setelah Indonesia. Filipina memiliki profil demografi yang tidak berbeda dengan Indonesia, dimana 60% dari populasinya berusia dibawah 30 tahun, memiliki kelas ekonomi menengah yang terus meningkat, dan memiliki tren untuk mengkonsumsi makanan sehat dan praktis yang sesuai dengan gaya hidup mereka yang sibuk.
Dalam eskpansi ini, Perseroan bermitra dengan Monde Nissin Corporation yang merupakan produsen dan distributor produk makanan terkemuka di Filipina. Perseroan menguasai 55% kepemilikan saham dengan total nilai investasi sebesar USD 6,8 juta, sementara 45% dimiliki oleh Monde Nissin Corporation. Dan diharapkan akan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017 mendatang.
Tentang kami:
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk., merupakan produsen roti terbesar di Indonesia dengan menghasilkan produk-produk halal, higienis, sehat dan terjangkau. Perseroan berdiri pada tahun 1995, dan secara bertahap mulai melakukan pengembangan usaha dengan mendirikan satu pabrik di Jawa Barat dan pada tahun 2013 Perseroan memiliki 10 pabrik yang berlokasi di sebagian besar wilayah Indonesia. Perseroan tercatat di Bursa Efek pada tahun 2010.
2015-11-03 16:00:00

Capaian ROTI Q3/2015

Jakarta, 2 November 2015 - Sampai dengan kuartal III/2015, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (“ROTI”) membukukan pencapaian kinerja yang baik. Perseroan membukukan Penjualan Neto sebesar Rp1,57 triliun, meningkat 15,32% dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Kontribusi penjualan terbesar diberikan oleh produk Roti Tawar sebesar Rp1,03 triliun, sementara itu produk Roti Manis memberikan kontribusi sebesar Rp712,79 miliar. Hal ini menunjukan Sari Roti merupakan produk yang diminati masyarakat dan pangsa pasarnya masih besar.

Peningkatan Penjualan Neto pada kuartal III/2015 ini ikut mendorong Laba Tahun Berjalan Perseroan yang meningkat 46,33% dari Rp131,67 miliar pada kuartal III/2014 menjadi Rp192,68 miliar pada kuartal III/2015.
 
Kedua pabrik Perseroan yang baru berdiri tahun 2014 pun ikut memberikan kontribusi yang baik terhadap perkembangan Perseroan. Pabrik Purwakarta berhasil membukukan Penjualan Neto Rp214,04 miliar dan Pabrik Cikande berhasil membukukan Penjualan Neto Rp189,65 miliar, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kedua pabrik baru tersebut menunjukan peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, dalam sembilan bulan pertama tahun ini, 10 pabrik Perseroan telah memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan.
 
Pada Kuartal IV/2015 ini, Perseroan yakin dan percaya dapat membukukan kinerja yang memuaskan sesuai dengan target pertumbuhan penjualan yang telah ditentukan.
 
Untuk menjaga kepuasan Konsumen, Perseroan akan selalu memproduksi dan mendistribusikan beragam produk halal, berkualitas tinggi, higienis dan terjangkau bagi seluruh Konsumen Indonesia. Perseroan pun yakin dapat terus berkembang serta mempertahankan posisi Perseroan sebagai perusahaan roti terbesar di Indonesia.
 
 
Sekilas Mengenai ROTI
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. merupakan sebuah perusahaan produsen roti dengan merek Sari Roti yang berdiri pada tahun 1995. Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana di Bursa Efek Indonesia pada 28 Juni 2010 dengan kode emiten ROTI. Perseroan memiliki 10 pabrik yang berlokasi di Cikarang (Bekasi), Pasuruan, Semarang, Medan, Palembang, Makassar, Cikande dan Purwakarta. Sampai dengan Kuartal III 2015, kapasitas produksi Perseroan telah mencapai lebih dari empat juta potong roti per hari.
 
* Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Laporan Keuangan Kuartal III Tahun 2015
2015-06-03 08:27:00

Rapat Umum Pemegang Saham ROTI

Jakarta – Kamis, 28 Mei 2015, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) telah melaksanakan Rapat Umum

Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2014 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) bertempat di Hotel Mulia, Jakarta. RUPST & RUPSLB tersebut menghasilkan serangkaian
keputusan diantaranya mengenai Perubahan Pengurus Perseroan serta pembagian Dividen Tunai.
 
Dalam Rapat tersebut, Pemegang Saham telah menyetujui pengangkatan Bpk. Jusuf Arbianto Tjondrolukito
untuk menggantikan Bpk. Gidion S. Oetomo selaku Komisaris Independen, pengangkatan Bpk. Seiji
Kusunoki untuk menggantikan Bpk. Takao Okabe selaku Direktur, dan pengangkatan kembali Dewan
Komisaris dan Direksi lainnya untuk periode lima tahun kedepan.
 
Pengurus Perseroan sebagaimana telah disetujui oleh Pemegang Saham adalah:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris          : Bpk. Benny Setiawan Santoso
Komisaris                         : Bpk. Tan Hang Huat
Komisaris Independen     : Bpk. Jusuf Arbianto Tjondrolukito
 
Dewan Direksi
Presiden Direktur             : Ibu Wendy Sui Cheng Yap
Direktur                            : Ibu Yenni Husodo
Direktur                            : Bpk. Kaneyoshi Morita
Direktur                            : Bpk. Seiji Kusunoki
Direktur                            : Bpk. Indrayana
Direktur Independen        : Bpk. Chin Yuen Loke
 
Sesuai dengan persetujuan RUPS, Perseroan akan membagikan Dividen Tunai sebesar 15% (lima belas
persen) dari Laba Bersih tahun 2014, yaitu sebesar Rp27.991.754.000,- (dua puluh tujuh milyar sembilan
ratus sembilan puluh satu juta tujuh ratus lima puluh empat ribu Rupiah) atau Rp5,53 (lima koma lima
puluh tiga Rupiah) per saham.
 
Selain itu, Pemegang Saham pun telah menyetujui rencana perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehingga
semakin menunjang pertumbuhan kinerja Perseroan dimasa yang akan datang. 
 
Sekilas Mengenai ROTI
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. merupakan sebuah perusahaan produsen roti dengan merek Sari Roti
yang berdiri pada tahun 1995. Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana di Bursa Efek
Indonesia pada 28 Juni 2010 dengan kode emiten ROTI. Perseroan memiliki 10 pabrik yang berlokasi di
Cikarang (Bekasi), Pasuruan, Semarang, Medan, Palembang, Makassar, Cikande dan Purwakarta. Sampai
dengan Kuartal I 2015, kapasitas produksi Perseroan telah mencapai lebih dari empat juta potong roti per
hari.

 

2015-04-30 09:45:00

SARI ROTI, Rotinya Indonesia

JAKARTA, 23 April 2015 – Setelah berhasil melewati tahun 2014 dengan pencapaian yang memuaskan, pada tahun 2015 PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. semakin fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan diberlakukan pada akhir tahun ini serta penerapan harmonisasi standar (Mutual Recognition Agreement (MRA)) pangan se-Asean yang rencananya akan mulai diberlakukan pada Januari 2016.

Perseroan pun mempersiapkan diri untuk menghadapi ketatnya persaingan dalam industri makanan dan minuman di Indonesia melalui beberapa strategi seperti menjaga, meningkatkan kualitas serta melakukan inovasi produk; melakukan peninjauan terhadap portofolio produk untuk menjaga dominasi pasar; senantiasa menjaga dan mengembangkan pangsa pasar yang ada. Selain itu, dengan pengalaman yang dimiliki Perseroan sejak tahun 1995, Perseroan optimis dapat terus memberikan yang terbaik bagi Konsumen dan Pemangku Kepentingan lainnya. Sudah menjadi Misi Perseroan untuk senantiasa memproduksi roti yang halal, berkualitas, higienis dan terjangkau oleh Konsumen Indonesia, oleh karena itu Perseroan konsisten menerapkan prinsip-prinsip Good Manufacturing Practice (GMP), Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) dan Sistem Jaminan Halal (SJH) dalam setiap proses produksi yang dilalui sehingga hanya roti berkualitas saja yang didistribusikan kepada konsumen.
 
Sekilas 2014
Sepanjang tahun buku 2014, Perseroan membukukan Penjualan Neto sebesar Rp1,9 triliun atau meningkat 25% dibandingkan dengan tahun 2013. Laba Neto meningkat 19% dari Rp158 miliar pada tahun 2013 menjadi Rp189 miliar. Pencapaian tersebut menunjukan besarnya permintaan terhadap produk Sari Roti. Pada semester I 2014, Perseroan mengoperasikan dua pabrik baru berkapasitas ganda di Purwakarta (April 2014) dan Cikande (Mei 2014). Dengan beroperasinya kedua pabrik tersebut, saat ini Perseroan telah memiliki 10 pabrik di Indonesia.
 
Tahun 2014 Perseroan menerima beragam penghargaan seperti Top Brand Award 2014, Asia’s Best Companies 2014 – Best Investor Relations, “Perusahaan Masal Roti Terbesar dan Kandungan Gizi Terbaik” dari Economic Review, dsb.
 
2015
Tahun 2015, Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan meningkat minimum 20% dari realisasi tahun 2014. Pada kuartal I 2015, Perseroan telah meluncurkan dua produk baru yaitu Dorayaki Isi Pandan dan Minibun Vanila.
 
2015-02-16 14:49:00

Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris Perseroan

 

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

“Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris Perseroan”

 

 JAKARTA – Kamis, 12 Februari 2015, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI), produsen roti terbesar dengan merek “Sari Roti” melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bertempat di Hotel Grand Hyatt Jakarta.

RUPSLB kali ini diselenggarakan dalam rangka mengisi kekosongan posisi Komisaris Independen Perseroan yang sebelumnya dijabat oleh Alm. Bapak Seah Kheng Hong Conrad yang telah dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa pada tanggal 23 November 2014. Dalam rapat tersebut, Pemegang Saham mengangkat Bapak Gidion Slamet Oetomo selaku Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat.

Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris                   : Bapak Benny Setiawan Santoso 

Komisaris                                  : Bapak Tan Hang Huat 

Komisaris Independen              : Bapak Gidion Slamet Oetomo

 

Direksi

Presiden Direktur                      : Ibu Wendy Yap 

Direktur                                     : Ibu Yenni Husodo 

Direktur                                     : Bapak Indrayana 

Direktur                                     : Bapak Kaneyoshi Morita 

Direktur                                     : Bapak Takao Okabe 

Direktur Independen                 : Bapak Chin Yuen Loke

 

Riwayat Hidup Singkat Bapak Gidion Slamet Oetomo 

Warga Negara Indonesia, Berusia 48 Tahun. Meraih gelar Magister Manajemen dari Narotama University dan Master of Business Administration dari Jakarta Institute of Management Studies Pada Tahun 1998. Saat ini menjabat pula sebagai Direktur CV. Global Inti Daya dan CV. Delapan Berkat Utama. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT. Trampil Mutiara Rezeki, General Manager PT. Jamrud Anugerah Furnesia dan jabatan penting lainnya. 

 
27 Results | 5 PAGES | [start] << 6 Back - 1 2 3 4 5 - Next 6 >> [last of 5 pages]

Ulasan Pers


Kamis, 26 Oktober 2017

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. Sambut KKR sebagai Investor


INDONESIA, 26 Oktober 2017 - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. ("Indosari" atau "Perusahaan"), sebuah perusahaan produsen roti...