Kamis, 22 Februari 2018
Temui kami di:  
Berita Pers
2014-04-22 03:25:00

A Strong Foundation

Jakarta, 17 April 2014 –  Tahun 2013  merupakan tahun peletakan landasan yang lebih kuat bagi PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. (ROTI). Perseroan membangun dua pabrik baru dengan kapasitas ganda (double capacity) yang berlokasi di Purwakarta dan Cikande. Perseroan memperkuat sistem distribusi dengan didukung oleh teknologi terkini. Selain itu, Perseroan pun mengoptimalkan hubungan kerjasama yang baik dengan Pasco Shikishima Corporation (sebelumnya bernama Shikishima Baking Co., Ltd.) dalam hal pengembangan produk baru, kualitas produk, serta pengembangan SDM Perseroan.

Perseroan pun membukukan kinerja yang gemilang dimana penjualan bersih meningkat 26% dari tahun sebelumnya menjadi Rp1,5 triliun. Peningkatan tersebut didorong oleh besarnya permintaan pasar terhadap produk Sari Roti. Selain itu, Total Aset Perseroan meningkat 51% dari tahun sebelumnya, hal ini sesuai dengan rencana ekspansi Perseroan dan menjadi landasan penting bagi strategi pertumbuhan Perseroan  di masa yang akan datang.
 
Memasuki Tahun 2014
 
Landasan-landasan tersebut membuat Perseroan semakin optimis untuk terus tumbuh dan berkembang di tahun 2014 sebagai produsen roti terbesar di Indonesia dengan menghasilkan dan mendistribusikan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau serta semakin dicintai masyarakat Indonesia. 
 
Untuk tahun 2014, Perseroan menargetkan peningkatan penjualan sekitar 20% sampai dengan 25% dibandingkan dengan tahun 2013. Perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp120 miliar, dimana dana tersebut disediakan antara lain untuk peremajaan dan pemeliharan pabrik Perseroan.
2013-10-17 04:57:00

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk akan Melakukan Pemecahan Nilai Nominal Saham

Jakarta, 17 Oktober 2013 – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Four Seasons Jakarta pada hari Kamis, 17 Oktober 2013, untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana pemecahan nilai nominal saham dengan rasio 1:5, yang akan mengubah nilai nominal saham dari Rp. 100,- (seratus Rupiah) per saham menjadi Rp. 20,- (dua puluh Rupiah) per saham.

Tujuan dari pemecahan nilai nominal saham tersebut adalah untuk meningkatkan likuiditas saham Perseroan pada Bursa Efek Indonesia.

Selain persetujuan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham Perseroan, para pemegang saham juga menyetujui dilakukannya perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan nominal saham baru menjadi Rp. 20,- (dua puluh Rupiah) per saham.

Selanjutnya, jadwal pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham tersebut akan ditetapkan kemudian oleh Direksi Perseroan.

2013-05-08 08:58:00

Obligasi Berkelanjutan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

JAKARTA – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. terbitkan obligasi berkelanjutan dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1 triliun. Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Indosari akan menawarkan obligasi tahap pertama pada tahun 2013, dengan pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp500 miliar.

Sebelumnya, Indosari telah menyampaikan rencana pendaftaran emisi obligasi ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 25 Maret 2013 dan masa penawaran obligasi diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 5 dan 7 Juni 2013.

Untuk menerbitkan obligasi ini, Indosari telah menunjuk PT BCA Sekuritas yang akan bertindak selaku pihak penjamin emisi dan PT Bank Mega Tbk. selaku Wali Amanat.

Dana yang dikumpulkan dari hasil penerbitan obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, rencananya sebesar 44% akan digunakan untuk membayar pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk dan sisanya 56% akan digunakan untuk melakukan pengembangan usaha yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi berupa pembangunan pabrik baru  yang berlokasi di Cikande dan Purwakarta serta melakukan penetrasi ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK No.IX.C.11 mengenai Pemeringkat atas Efek Bersifat Utang, Indosari telah melakukan pemeringkatan yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada tanggal 13 Maret 2013 dan meraih peringkat id AA-.

2013-05-01 08:56:00

Kinerja Kuartal I 2013 Indosari

JAKARTA – Sebagai produsen roti dengan pangsa pasar yang tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (Indosari) mencatatkan kinerja yang cukup memuaskan sepanjang kuartal pertama yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2013. Indosari mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp357 miliar, meningkat 30% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp274 miliar. Pertumbuhan penjualan pada kuartal pertama ini menunjukan semakin besarnya permintaan terhadap produk Sari Roti di Indonesia.

Laba Usaha Indosari pada tiga bulan pertama 2013 meningkat dari sebesar 82% dari Rp43 miliar (YoY) menjadi Rp79 miliar dan Laba Bersih Indosari mengalami peningkatan 72% menjadi Rp56 miliar. Beban Pokok Penjualan Indosari pada kuartal I 2013 naik jika dibandingkan dengan kuartal I 2012. Per 31 Maret 2013 Beban Pokok Penjualan naik sebesar 22% dari Rp150 miliar pada kuartal I 2012 menjadi Rp184 miliar, kenaikan Beban Pokok Penjualan sesuai dengan peningkatan penjualan Perseroan.

Pada kuartal I 2013, Indosari meluncurkan produk dengan varian rasa baru yaitu roti Sandwich Blueberry dan roti Sandwich Krim Keju yang memadukan selai asli dari buah blueberry yang kaya akan vitamin C dan parutan keju asli yang dengan kelembutan roti berteknologi Jepang. Produk Sari Roti dapat dinikmati sebagai makanan sehat dan praktis pilihan masyarakat Indonesia.
 
Terkait dengan ekspansi usaha pada tahun 2013, Indosari sudah mematangkan rencana pembangunan untuk beberapa pabrik baru yang berlokasi di Cikande dan Purwakarta serta penambahan sarana dan prasarana produksi pabrik Pasuruan yang diharapkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2013. Saat ini, Indosari memiliki delapan pabrik yang beroperasi di sebagian besar wilayah strategis di Indonesia. Masing-masing pabrik memproduksi varian produk roti manis dan roti tawar.

2013-02-28 07:55:00

Growing Excellence menuju 2013

JAKARTA, 28 Februari 2013 – Pada perjalanan tahun 2012, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (Indosari) kembali menunjukkan pencapaian yang gemilang. Penjualan Neto meningkat 46,4% dibandingkan tahun sebelumnya atau sebesar Rp1,2 triliun. Laba Usaha naik 30% dari Rp153 miliar menjadi Rp199 miliar pada tahun 2012 dan Laba Bersih meningkat 29% menjadi Rp149 miliar. Oleh karena itu, Indosari kembali akan membagikan dividen tunai dengan total sebesar Rp37 miliar atau 25% dari laba bersih tahun 2012 yang rencananya akan dibayarkan pada tanggal 16 April 2013.

Sejak berdiri pada tahun 1995, Indosari terus melakukan pengembangan usaha yang berkelanjutan untuk memenuhi besarnya permintaan masyarakat. Sampai dengan saat ini, Indosari telah mengoperasikan delapan pabrik Sari Roti yang berlokasi di Cikarang, Medan, Semarang, Pasuruan, Palembang dan Makassar dan memiliki total 24 lini mesin produksi.

Memasuki tahun 2013, Indosari berencana untuk melakukan ekspansi usaha melalui pembangunan pabrik-pabrik baru yang akan berlokasi di sekitar pulau Jawa dan Kalimantan. Masing-masing pabrik akan memproduksi roti tawar dan roti manis untuk memenuhi besarnya permintaan pasar terhadap produk Sari Roti. Indosari menargetkan penjualan tahun 2013 dapat tumbuh minimum 30%.

2012-04-19 07:18:00

RUPST & RUPSLB PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk.

Pencapaian Kinerja yang Lebih Baik di Tahun 2011

Jakarta, 19 April 2012 – PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. (“Indosari”) sebagai produsen roti dengan merek “Sari Roti”.

Sepanjang tahun 2011, Indosari telah berhasil meningkatkan kinerja operasional dan keuangan secara meyakinkan. Sesuai catatan pada Laporan Keuangan Tahun Buku 2011, Penjualan Neto Perseroan tahun 2011 telah tumbuh 33% menjadi sebesar Rp813 miliar dan Laba Neto sebesar Rp116 miliar atau meningkat 16% dari Rp100 miliar pada tahun 2010. Pencapaian yang sangat baik ini ditunjang dengan adanya berbagai strategi usaha manajemen yang antara lain :
a.    Berhasil meningkatkan volume produksi dan Aset Perseroan dengan bertambahnya instalasi produksi dan pendirian pabrik baru;
b.    Meningkatkan tingkat penjualan dengan berbagai kiat pemasaran yang menarik dan efektif;

Dengan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai, maka dengan potensi pasar yang masih luas dan prospek usaha yang sangat menarik, manajemen Indosari telah mempersiapkan program ekspansi yang cukup agresif di tahun-tahun yang akan datang.

Pada tahun 2011, Indosari sebagai produsen roti terbesar di Indonesia telah mendapatkan penghargaan, antara lain: Top Brand 2011, Top Brand for Kids 2011, Rekor Bisnis 2011, dan “The Best Under A Billion” dari Majalah Forbes Asia. Indosari juga membuka pabrik-pabrik baru di Semarang, Medan dan Cibitung. Total kapasitas produksi di tahun 2011 adalah lebih dari 2 juta pcs/hari. Tahun 2012, Indosari merencanakan ekspansi dengan membangun pabrik baru di Palembang dan Makasar serta penambahan kapasitas produksi pabrik Pasuruan, Semarang, Medan sehingga total kapasitas produksi tahun 2012 akan lebih dari 3 juta pcs/hari.

Di tengah usaha untuk memperluas jaringan produksi dan penjualannya, Indosari juga ingin memberikan apresiasinya kepada para pemegang saham, maka untuk itu, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Indosari yang diadakan pada hari ini Kamis, 19 April 2012, pihak manajemen mengajukan pembagian keuntungan sebesar 25% dari laba bersih tahun 2011 untuk diberikan dalam bentuk dividen tunai.

Ibu Wendy Yap, selaku Presiden Direktur & CEO Indosari memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pelanggan setia, pemasok, mitra kerja dan segenap tim Indosari.

29 Results | 5 PAGES | [start] << 6 Back - 1 2 3 4 5 - Next 6 >> [last of 5 pages]

Ulasan Pers


Senin, 12 Februari 2018

Dukung Sepak Bola Tanah Air, Sari Roti Kerja Sama dengan Bali United


Denpasar, 8 Februari 2018 – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk., perusahaan produsen roti terdepan di Indonesia dengan merek Sari Roti hari ini...